Pentamedianetwork.com — Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Dari total 243 orang yang berada di kapal, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, enam orang meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian hingga Senin (14/9).
KMP Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin ketika mengalami cuaca buruk dan kemudian dilaporkan dalam kondisi miring. Kapal akhirnya terbalik di perairan sekitar Masalembo.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii sebelumnya menyampaikan bahwa tim SAR berhasil mengevakuasi 107 orang dalam kondisi selamat dan enam orang meninggal dunia.
“Dari 243 penumpang, tim evakuasi atau tim SAR yang dipimpin oleh Basarnas telah berhasil mengevakuasi sejumlah 107 penumpang yang selamat dan 6 orang meninggal dunia,” kata Syafii dikutip kompascom.
Data tersebut kemudian mengalami perubahan seiring proses pencarian. Hingga Senin pagi, laporan terbaru menyebutkan 108 orang telah diselamatkan, enam meninggal, dan 129 orang masih dicari. Operasi SAR melibatkan ratusan personel dan sejumlah kapal serta armada udara untuk menyisir lokasi kejadian.
Nakhoda Sebut Kapal Dihantam Ombak
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso menyampaikan informasi yang diperoleh dari nakhoda terkait penyebab awal kapal mengalami kemiringan.
“Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan,” kata Edy di Jakarta.
Sejumlah korban selamat juga mengaku tidak mendapatkan informasi mengenai kondisi darurat sebelum kapal terbalik.
“Kalau saja awak kapal tekan alarm bahaya, kami penumpang bisa tahu. Tapi tidak ada informasi sama sekali. Langsung tiba-tiba miring,” kata Siprianus, salah satu penumpang kepada BBC News Indonesia.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan pencarian dan evakuasi korban. Investigasi juga akan dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
Baca juga:
BMKG Update Gempa Kepulauan Seribu Jadi M 6,5, Dirasakan hingga Yogyakarta dan Padang
“Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ujarnya.
“atas nama Pemerintah, kami mengungkapkan duka cita yang mendalam atas tragedi ini. Bagi korban yang meninggal dunia, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KMP Virgo Transport 8 masih berlangsung. Data korban dapat kembali berubah seiring proses evakuasi dan pendataan di lapangan.


