Izara Aishah Minta Maaf ke Lesti Kejora, Hamidah Rachmayanti Ikut KlarifikasiLesti Kejora menajdi bintang tamu di konser Siti Nurhaliza. (@lestikejora/Instagram)

Pentamedianetwork.com – Polemik antara aktris Malaysia Izara Aishah, menantu penyanyi Siti Nurhaliza, dan keluarga Lesti Kejora–Rizky Billar mereda setelah sejumlah pihak menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Perselisihan tersebut bermula setelah konser Gema Bumantara Siti Nurhaliza di Stadium Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 17 Oktober 2026.

Izara sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya melalui Threads setelah merasa rombongan yang diduga merupakan tim Lesti bersikap ketus dan kurang ramah di belakang panggung. Unggahan itu kemudian dihapus setelah memicu perdebatan dan kesalahpahaman di media sosial.

Pada 19 Oktober 2026, Izara menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Lesti.

“Dengan itu, Lesti, saya mohon maaf atas adab saya yang tidak sempurna menegur secara terbuka sehingga mungkin mencetuskan kesedihan atau lebih teruk, mengganggu mentalmu, Lesti,” tulis Izara di Threads.

Suami Lesti, Rizky Billar, sebelumnya turut menanggapi unggahan Izara. Ia mempertanyakan apakah orang-orang yang dimaksud benar-benar merupakan anggota tim resmi istrinya. Billar juga mengungkapkan bahwa seorang pengawal yang diduga berasal dari pihak Izara sempat menegur anaknya dengan nada keras dan mengatakan “Jangan sentuh!” dalam bahasa Inggris, yakni “Don’t touch!”. Persoalan tersebut kemudian ikut menjadi perbincangan warganet Malaysia dan Indonesia, sebagaimana dilaporkan mStar.

Pada 20 Oktober 2026, Lesti memberikan klarifikasi melalui Threads. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian dan memperoleh informasi dari pihak lain.

“Saya ingin sedikit meluruskan dikarenakan saya tidak ada di tempat kejadian. Sejauh yang saya pahami dan saya dengar, kejadian yang dimaksud bukan melibatkan tim saya, melainkan salah satu kerabat yang saya undang,” ujar Lesti.

Lesti juga menyampaikan permintaan maaf apabila insiden tersebut membuat pihak lain merasa tidak nyaman. Ia menegaskan bahwa dirinya maupun orang-orang yang hadir untuk memberikan dukungan tidak berniat bersikap tidak sopan atau merendahkan siapa pun.

Nama Hamidah Rachmayanti kemudian ikut menjadi sorotan karena kehadirannya dalam rombongan tersebut sempat disalahartikan sebagai bagian dari tim Lesti. Hamidah menjelaskan bahwa dirinya datang sebagai teman dan tamu undangan, bukan staf manajemen Lesti. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Izara atas kesalahpahaman yang terjadi, sebagaimana diberitakan KapanLagi.com pada 20 Oktober 2026.

Pada hari yang sama, Billar turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Malaysia yang merasa tersinggung oleh pernyataannya.

“Saya, secara peribadi dan tanpa mewakili mana-mana pihak, ingin memohon maaf atas kata-kata saya yang telah mengguris hati. Sebenarnya, rakyat Malaysia baik-baik belaka,” tulis Billar di Threads.

Baca juga:

Nino Fernandez Klarifikasi Isu Perceraian dengan Hannah Al Rashid

Izara Turut Menghentikan Kecaman Warganet terhadap Lesti

Izara selanjutnya meminta warganet menghentikan kecaman terhadap Lesti dan orang-orang di sekitarnya. Ia mengakui bahwa dirinya bertindak emosional dan kurang profesional ketika menyampaikan teguran secara terbuka di media sosial. Izara juga meminta agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi hinaan terhadap penampilan maupun keluarga pihak lain, sebagaimana dilaporkan mStar pada 20 Oktober 2026.

Siti Nurhaliza turut menanggapi polemik yang melibatkan menantunya tersebut. Melalui Instagram Story, ia mengingatkan masyarakat agar tidak memperpanjang perselisihan setelah pihak-pihak yang terlibat memilih berdamai.

“Ketika dua orang yang berselisih sudah memilih untuk saling memaafkan, di situlah seharusnya cerita itu berhenti, bukan terus diperpanjang oleh mereka yang berada di luar,” tulis Siti, dikutip dari Utusan Malaysia.

Rangkaian klarifikasi dan permintaan maaf tersebut meredakan polemik yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Meski demikian, Izara juga menekankan pentingnya menghentikan kecaman terhadap pihak Lesti agar kesalahpahaman yang terjadi tidak terus meluas.

Author