Ledakan Kembang Api di Meksiko Tewaskan 11 Orang, 82 LukaTangkapan layar: Ledakan kembang api di Santa María Canchesdá, Temascalcingo, Negara Bagian Meksiko. (@SoldeYucatan/X)

Pentamedianetwork.com — Jumlah korban tewas akibat ledakan material piroteknik di Santa María Canchesdá, Temascalcingo, Negara Bagian Meksiko, bertambah menjadi 11 orang. Sementara itu, 82 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapat perawatan medis.

Ledakan terjadi pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 21.30 waktu setempat saat warga berkumpul untuk mengikuti rangkaian perayaan patronal di sekitar Paroki Nuestra Señora de la Luz. Material piroteknik yang disimpan di sebuah ruangan yang digunakan sebagai gudang meledak dan menyebabkan sebagian struktur bangunan runtuh.

Pemerintah Negara Bagian Meksiko menyatakan, “El incidente ocurrió por la detonación de material pirotécnico almacenado en un espacio del inmueble que era utilizado como bodega.” Pernyataan tersebut berarti insiden terjadi akibat ledakan material piroteknik yang disimpan di ruang bangunan yang digunakan sebagai gudang.

Laporan awal Associated Press menyebut sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan 64 lainnya terluka. Jumlah korban luka kemudian meningkat menjadi 82 orang berdasarkan pembaruan berikutnya.

Dua Pastor Turut Menjadi Korban

Dua pastor, Fernando Chávez Cruz dan Javier Sánchez Montes, termasuk di antara korban luka. Keuskupan Atlacomulco menyatakan keduanya “están fuera de peligro” atau berada dalam kondisi di luar bahaya setelah mendapatkan perawatan medis. Informasi mengenai kondisi keduanya juga dilaporkan dalam pemberitaan mengenai insiden tersebut.

Ledakan terjadi ketika ratusan warga berkumpul dalam rangkaian perayaan untuk menghormati Nuestra Señora de la Luz. Lokasi kejadian berada di Santa María Canchesdá, wilayah administratif Temascalcingo, sekitar 160 kilometer barat laut Mexico City.

Baca juga:

Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Pagi Ini, Status Tetap Siaga

Investigasi Masih Berlangsung

Pemerintah setempat bersama Fiscalía General de Justicia del Estado de México masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. Hingga laporan ini diperbarui, penyebab awal ledakan disebut berkaitan dengan material piroteknik yang disimpan di area yang digunakan sebagai gudang.

Proses pemakaman sejumlah korban juga telah berlangsung di tengah suasana duka masyarakat setempat.

Gubernur Negara Bagian Meksiko Delfina Gómez menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan pemerintah memberikan dukungan kepada para korban serta keluarga yang terdampak.

Insiden tersebut kembali menyoroti risiko penggunaan dan penyimpanan material piroteknik dalam perayaan keagamaan di Meksiko, di mana kembang api kerap digunakan dalam festival dan perayaan masyarakat.

Author